Hard disk atau bisa disebut juga hard drive, fixed disk, HDD, atau
cukup hard disk saja, adalah media yang digunakan untuk menyimpan
file sistem dan data dalam komputer. Hard disk terdiri atas tiga
bagian utama, yaitu piringan magnetik, bagian mekanis, serta head
untuk membaca data. Piringan tersebut digunakan untuk menyimpan
data, sedangkan bagian mekanis bertugas memutar piringan tersebut.
Jenis hard disk bermacam-macam, tergantung pada kategori yang
digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kecepatan
transfer data, serta kapasitas penyimpanan data.
Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu
ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System
Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan Fibre Channel. Jenis interface
menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya,
hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu
melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik.
Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk
yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI
biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer
Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang.
Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal
(PC) adalah jenis SATA.
ATA
AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghubungkan
peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau
DVD-ROM di komputer.
ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA
dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki
beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya
versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini
kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya
dengan versi Serial ATA yang baru.
Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18
inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran
yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya
pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA
sangat murah dan lazim ditemui di komputer.
Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya
adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit
sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT
Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.
SATA
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai
teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total.
Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan
kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.
Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150
atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi
dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah
1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan
PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan
(misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki
kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di lingkungan
multitask.
Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive menggunakan
bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan
antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki
beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge
mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s
dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA
6GB/s.
Beberapa fitur SATA adalah:
- SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel
yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
- SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan
native command queuing.
- Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI
(SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang
sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa
ditancapkan ke kontroler SATA.
Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup
signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA
menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif
untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih
mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien
untuk pendinginan.
SCSI
SCSI (Small Computer System Interface) dibaca “skasi” adalah
standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer
dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah,
protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI
menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi di antara
standar yang lainnya.
Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive.
Namun, SCSI juga terdapat pada scanner, printer, dan peranti optik
(DVD, CD, dan lainnya). Standar SCSI digolongkan sebagai standar
yang device independent sehingga secara teoritis SCSI bisa diterapkan
di semua tipe hardware.
Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk jenis IDE
memiliki kecepatan putaran 5.400 rpm dan 7.200 rpm. Sedangkan
hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm.
Tingkat kecepatan putaran piringan hard disk diukur dalam satuan
RPM (rotation per minute/putaran per menit). Semakin cepat putaran
hard disk, maka jumlah data yang dapat dibaca oleh head semakin
banyak. Demikian pula sebaliknya.
Beberapa merek hard disk yang banyak digunakan, antara lain
Western Digital (WDC), Quantum, Seagate, Maxtor, Samsung, IBM,
Toshiba, dan Hitachi.
Jenis-Jenis Hard Disk
Tuesday, September 8, 2009
Diposkan oleh
mendjaya
di
Tuesday, September 08, 2009
40
komentar
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Label:artikel
artikel
DownloadMp3gratis
Saturday, August 29, 2009
Seventeen - Ramadhan yang indah
Luna Maya - Menuju Surgamu
Saykoji - Merah Putih
SAMSONS - Tak AdaTempat Seperti Surga
Luna Maya - Menuju Surgamu
Saykoji - Merah Putih
SAMSONS - Tak AdaTempat Seperti Surga
Diposkan oleh
mendjaya
di
Saturday, August 29, 2009
7
komentar
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Label:artikel
DownloadMp3gratis
Menutup Program secara Cepat
Saturday, August 1, 2009
Dalam menutup sebuah program mungkin kita terlalu lama menunggu
karena lama dalam proses penutupan sebuah program. Di sini kita
juga akan membahas tentang cara mengubah proses penutupan sebuah
program yang lama menjadi cepat melalui Regedit. Lagi - lagi regedit lagi deh. Gak papa kok, kan itung-itung juga belajar buat oprek-oprek registry kan. Adapun
langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut:
1. Masuk pada tampilan Regedit. Cari dan klik ganda pada
[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]. Carilah
‘AutoEndTasks” klik ganda pada tulisan tersebut, dengan
cara yang sama juga, yaitu ganti nilai value data menjadi
(1).

2. Kembali lagi pada posisi awal, cari [HKEY_USERS\
DEFAULT\Control Panel\desktop]. Cari dengan
nama yang sama, yaitu “AutoEndTasks”, ubahlah nilai
value data menjadi (1), klik OK.
bagaimana ?? sudah berhasilkah ???
mudah-mudahan saja. Karena cara ini gampang banget kok.
karena lama dalam proses penutupan sebuah program. Di sini kita
juga akan membahas tentang cara mengubah proses penutupan sebuah
program yang lama menjadi cepat melalui Regedit. Lagi - lagi regedit lagi deh. Gak papa kok, kan itung-itung juga belajar buat oprek-oprek registry kan. Adapun
langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut:
1. Masuk pada tampilan Regedit. Cari dan klik ganda pada
[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]. Carilah
‘AutoEndTasks” klik ganda pada tulisan tersebut, dengan
cara yang sama juga, yaitu ganti nilai value data menjadi
(1).

2. Kembali lagi pada posisi awal, cari [HKEY_USERS\
DEFAULT\Control Panel\desktop]. Cari dengan
nama yang sama, yaitu “AutoEndTasks”, ubahlah nilai
value data menjadi (1), klik OK.
bagaimana ?? sudah berhasilkah ???
mudah-mudahan saja. Karena cara ini gampang banget kok.
Diposkan oleh
mendjaya
di
Saturday, August 01, 2009
6
komentar
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Label:artikel
Tips nTrick
Mempercepat Startmenu
Bagi yang komputernya merasa start menunya sangat lambat disini saya punya cara untuk mengatasinya.
Untuk mempercepat Startmenu, langkah-langkah yang dilakukan
adalah masuk pada Regedit, yaitu:
1. Klik Start > Run >Regedit, maka akan muncul sebuah
jendela tampilan regedit.
2. Klik tanda plus (+) [HKEY_CURRENT_USER\Control
Panel\Desktop]. Cari “MenuShowDelay” yang terdapat
di dalam Desktop tersebut.
3. Cara ini tidak membuat nilai baru seperti langkah di atas
melainkan hanya mencari “MenuShowDelay”tersebut.
Ubahlah nilai yang terdapat pada kolom value data
menjadi angka satu (1). Misal nilai yang terdapat di
dalam kolom data value tersebut 400, ubah menjadi 1.
4. Kembali pada My Computer yang ada pada Regedit
tersebut. Carilah [HKEY_USERS\DEFAULT\
ControlPanel\Desktop], kemudian pada desktop tersebut
carilah “MenuShowDelay” yang ada pada kolom di
sebelah kanannya. Ubahlah nilai value data (0) menjadi
(1), klik OK.
Gimana ?? gampang kan..!!
Semoga cara ini bermanfaat bagi anda yang ingin melakukannya
Untuk mempercepat Startmenu, langkah-langkah yang dilakukan
adalah masuk pada Regedit, yaitu:
1. Klik Start > Run >Regedit, maka akan muncul sebuah
jendela tampilan regedit.
2. Klik tanda plus (+) [HKEY_CURRENT_USER\Control
Panel\Desktop]. Cari “MenuShowDelay” yang terdapat
di dalam Desktop tersebut.
3. Cara ini tidak membuat nilai baru seperti langkah di atas
melainkan hanya mencari “MenuShowDelay”tersebut.
Ubahlah nilai yang terdapat pada kolom value data
menjadi angka satu (1). Misal nilai yang terdapat di
dalam kolom data value tersebut 400, ubah menjadi 1.
4. Kembali pada My Computer yang ada pada Regedit
tersebut. Carilah [HKEY_USERS\DEFAULT\
ControlPanel\Desktop], kemudian pada desktop tersebut
carilah “MenuShowDelay” yang ada pada kolom di
sebelah kanannya. Ubahlah nilai value data (0) menjadi
(1), klik OK.
Gimana ?? gampang kan..!!
Semoga cara ini bermanfaat bagi anda yang ingin melakukannya
Diposkan oleh
mendjaya
di
Saturday, August 01, 2009
3
komentar
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Label:artikel
Tips nTrick
Cara Mempercepat Loading pada Windows XP
Loading pada windows xp anda lambat ?
Cara mengatasinya yaitu anda perlu merubah beberapa registry pada windows tersebut.
Ada beberapa perintah yang terdapat pada pengaturan Regedit,
Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk mempercepat proses loading pada Windows XP.
masuklah pada Regedit dengan cara:
1. Klik Start > Run akan muncul kolom tulisan Regedit
pada kolom tersebut, maka akan tampil sebuah tampilan
Regedit yang nanti dapat kita setting beberapa perintah
yang ada di dalamnya

2. Klik ganda pada tulisan atau klik tanda plus (+) pada
tulisan HKEY_CURRENT_USER yang ada di dalam My
Computer pada kolom regedit tersebut. Lalu dengan cara
yang sama klik Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\klik Explorer (pada tulisannya). Pada
kolom bagian kanan terdapat beberapa perintah, yang
berupa String Value maupun DWORD Value.
3. Tambahkan perintah DWORD Value atau buatlah nilai
baru dengan cara klik kanan pada area kosong di dalam
kolom Explorer tersebut, nanti akan muncul tulisan New
dan akan menampilkan beberapa menu atau perintah
yang di dalamnya terdapat Key, String Value, Binary
Value, DWORD Value, Multi String Value, dan Expandable
String Value. Pilihlah DWORD Value, maka akan
muncul perintah baru yang berupa DWORD Value.

4. Pada DWORD Value yang baru saja kita buat berilah
nama “Dektopprocess” lalu klik ganda pada DWORD
Value tersebut, maka akan muncul tampilan baru. Pada
kolom value data ubahlah (0) menjadi (1), jangan lupa
setelah pembuatan perintah klik OK.

Semoga cara ini bermanfaat untuk anda yang ingin mempercepat loading pada windows XP anda...
:)
Cara mengatasinya yaitu anda perlu merubah beberapa registry pada windows tersebut.
Ada beberapa perintah yang terdapat pada pengaturan Regedit,
Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk mempercepat proses loading pada Windows XP.
masuklah pada Regedit dengan cara:
1. Klik Start > Run akan muncul kolom tulisan Regedit
pada kolom tersebut, maka akan tampil sebuah tampilan
Regedit yang nanti dapat kita setting beberapa perintah
yang ada di dalamnya

2. Klik ganda pada tulisan atau klik tanda plus (+) pada
tulisan HKEY_CURRENT_USER yang ada di dalam My
Computer pada kolom regedit tersebut. Lalu dengan cara
yang sama klik Software\Microsoft\Windows\
CurrentVersion\klik Explorer (pada tulisannya). Pada
kolom bagian kanan terdapat beberapa perintah, yang
berupa String Value maupun DWORD Value.
3. Tambahkan perintah DWORD Value atau buatlah nilai
baru dengan cara klik kanan pada area kosong di dalam
kolom Explorer tersebut, nanti akan muncul tulisan New
dan akan menampilkan beberapa menu atau perintah
yang di dalamnya terdapat Key, String Value, Binary
Value, DWORD Value, Multi String Value, dan Expandable
String Value. Pilihlah DWORD Value, maka akan
muncul perintah baru yang berupa DWORD Value.

4. Pada DWORD Value yang baru saja kita buat berilah
nama “Dektopprocess” lalu klik ganda pada DWORD
Value tersebut, maka akan muncul tampilan baru. Pada
kolom value data ubahlah (0) menjadi (1), jangan lupa
setelah pembuatan perintah klik OK.

Semoga cara ini bermanfaat untuk anda yang ingin mempercepat loading pada windows XP anda...
:)
Diposkan oleh
mendjaya
di
Saturday, August 01, 2009
2
komentar
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Label:artikel
Tips nTrick
Pengenalan hardware
Hardware adalah perangkat komputer yang terdiri atas susunan
komponen-komponen elektronik berbentuk fisik (berupa benda).
Jenis-jenis hardware pada Personal Computer (PC) , antara lain
motherboard, hard disk, floppy, memory, dan lain-lain.
Bukan hanya perangkat yang ada di dalam CPU (Central Processing
Unit) saja yang disebut dengan hardware, perangkat di luarnya pun
yang berhubungan langsung dengan komputer dapat disebut dengan
hardware. Misal , perangkat yang sangat penting per annya dalam
komputer adalah monitor, keyboard, mouse, printer, dan lain-lain.
Perangkat-perangkat tersebut dalam istilah komputer disebut sebagai
media masukan (input devices) dan media keluaran (output devices).
Tentu saja perangkat -perangkat tersebut mempunyai fungsi dan tugas
masing-masing. Di antaranya adalah keyboard sebagai alat masukan
data, monitor sebagai alat keluaran ditampilkannya data, hard disk
sebagai media simpanan untuk data, dan lain -lain. Kerjasama antara
masing-masing perangkat juga suda h diatur sedemikian rupa
sehingga menghasilkan sebuah sistem komputer yang utuh dan be -
kerja dengan baik.
Tidak terbatas pada penggunaan perangkat PC saja , hardware dapat
diklasifikasikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi , maka semakin
banyak pula hardware yang ditawarkan. Hal tersebut dapat
dilihat pada perangkat -perangkat baru yang pada penggunaa nnya
harus diintegrasikan dengan komputer, misalnya kamera digital, IRDA,
dan bluetooth. Juga banyak perangkat komputer yang digunakan
khusus untuk jaringan komputer (network) seperti Hub, Router, dan
sebagainya. Hardware multimedia dan internet juga tidak kalah
berkembang, seperti pada penggunaan surround speaker dan
WebCamTentu saja perangkat -perangkat tersebut mempunyai fungsi dan tugas
masing-masing. Di antaranya adalah keyboard sebagai alat masukan
data, monitor sebagai alat keluaran ditampilkannya data, hard disk
sebagai media simpanan untuk data, dan lain -lain. Kerjasama antara
masing-masing perangkat juga suda h diatur sedemikian rupa
sehingga menghasilkan sebuah sistem komputer yang utuh dan be -
kerja dengan baik.
Tidak terbatas pada penggunaan perangkat PC saja , hardware dapat
diklasifikasikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi , maka semakin
banyak pula hardware yang ditawarkan. Hal tersebut dapat
dilihat pada perangkat -perangkat baru yang pada penggunaa nnya
harus diintegrasikan dengan komputer, misalnya kamera digital, IRDA,
dan bluetooth. Juga banyak perangkat komputer yang digunakan
khusus untuk jaringan komputer (network) seperti Hub, Router, dan
sebagainya. Hardware multimedia dan internet juga tidak kalah
berkembang, seperti pada penggunaan surround speaker dan
WebCam
Struktur dan Alur Kerja Hardware
Semua mesin pasti ada c ara atau prosedurnya untuk bisa berjalan
dengan baik. Begitu juga dengan komputer yang merupakan alat/
mesin elektronik dan bekerja menggunakan tenaga listrik. Aliran
tenaga listrik tersebut yang nantinya akan hidup (1) dan mati (0)
sehingga terbentuklah bilangan binary (bin), yaitu 1 dan 0. Misal pada
huruf A akan dikonversi menjadi bilangan binary , yaitu 1010, angka
2006 menjadi 11111010110, dan lain-lain.
Pada arsitektur komputer ada empat bagian utama yang bekerja sama
antara satu dengan yang lain, yai tu ALU (Arithmetic and Logic Unit),
Memory, Central Unit, serta Alat Input dan Output (I/O). Perhitungan
aritmetik bilangan binary dilakukan pada ALU yang menghasilkan
informasi alamat yang kemudian disebut dengan data. Setiap data
tersebut kemudian dikirimkan pada memory dan disimpan untuk
proses selanjutnya pada Control Unit. Dari control unit inilah yang akan mengatur tugas di antara bagian-bagian lain untuk mengorganisasi
kerja komputer secara optimal.
Proses jalannya komputer terdiri atas tiga bagian alur, yaitu input,
process, dan output. Pada tahap input, yaitu tahap masuknya data
dari suatu alat input -an, di antaranya keyboard, mouse, dan lain -lain.
Pada tahap selanjutnya , yaitu tahap process atau proses, yaitu tahap
di mana data dari alat -alat inputan diproses. Komponen untuk memproses
data dalam komputer disebut CPU (Central Processing Unit)
dengan komponen utamanya , yaitu Micropocessor atau biasa disebut
dengan Prosesor.
Pada tahap yang terakhir (tahap output), yaitu suatu tahap di mana
data pada tahap sebelumnya dikeluarkan. Bentuk data yang diperoleh
dari tahap output adalah yang bisa ditangkap oleh indera penglihatan
dan pendengaran. Alat output -an komputer yang hasilnya bisa dilihat
oleh mata, yaitu monitor dan LCD proyektor, dan alat output yang
bisa didengar berupa suara , yaitu speaker.
komponen-komponen elektronik berbentuk fisik (berupa benda).
Jenis-jenis hardware pada Personal Computer (PC) , antara lain
motherboard, hard disk, floppy, memory, dan lain-lain.
Bukan hanya perangkat yang ada di dalam CPU (Central Processing
Unit) saja yang disebut dengan hardware, perangkat di luarnya pun
yang berhubungan langsung dengan komputer dapat disebut dengan
hardware. Misal , perangkat yang sangat penting per annya dalam
komputer adalah monitor, keyboard, mouse, printer, dan lain-lain.
Perangkat-perangkat tersebut dalam istilah komputer disebut sebagai
media masukan (input devices) dan media keluaran (output devices).
Tentu saja perangkat -perangkat tersebut mempunyai fungsi dan tugas
masing-masing. Di antaranya adalah keyboard sebagai alat masukan
data, monitor sebagai alat keluaran ditampilkannya data, hard disk
sebagai media simpanan untuk data, dan lain -lain. Kerjasama antara
masing-masing perangkat juga suda h diatur sedemikian rupa
sehingga menghasilkan sebuah sistem komputer yang utuh dan be -
kerja dengan baik.
Tidak terbatas pada penggunaan perangkat PC saja , hardware dapat
diklasifikasikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi , maka semakin
banyak pula hardware yang ditawarkan. Hal tersebut dapat
dilihat pada perangkat -perangkat baru yang pada penggunaa nnya
harus diintegrasikan dengan komputer, misalnya kamera digital, IRDA,
dan bluetooth. Juga banyak perangkat komputer yang digunakan
khusus untuk jaringan komputer (network) seperti Hub, Router, dan
sebagainya. Hardware multimedia dan internet juga tidak kalah
berkembang, seperti pada penggunaan surround speaker dan
WebCamTentu saja perangkat -perangkat tersebut mempunyai fungsi dan tugas
masing-masing. Di antaranya adalah keyboard sebagai alat masukan
data, monitor sebagai alat keluaran ditampilkannya data, hard disk
sebagai media simpanan untuk data, dan lain -lain. Kerjasama antara
masing-masing perangkat juga suda h diatur sedemikian rupa
sehingga menghasilkan sebuah sistem komputer yang utuh dan be -
kerja dengan baik.
Tidak terbatas pada penggunaan perangkat PC saja , hardware dapat
diklasifikasikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi , maka semakin
banyak pula hardware yang ditawarkan. Hal tersebut dapat
dilihat pada perangkat -perangkat baru yang pada penggunaa nnya
harus diintegrasikan dengan komputer, misalnya kamera digital, IRDA,
dan bluetooth. Juga banyak perangkat komputer yang digunakan
khusus untuk jaringan komputer (network) seperti Hub, Router, dan
sebagainya. Hardware multimedia dan internet juga tidak kalah
berkembang, seperti pada penggunaan surround speaker dan
WebCam
Struktur dan Alur Kerja Hardware
Semua mesin pasti ada c ara atau prosedurnya untuk bisa berjalan
dengan baik. Begitu juga dengan komputer yang merupakan alat/
mesin elektronik dan bekerja menggunakan tenaga listrik. Aliran
tenaga listrik tersebut yang nantinya akan hidup (1) dan mati (0)
sehingga terbentuklah bilangan binary (bin), yaitu 1 dan 0. Misal pada
huruf A akan dikonversi menjadi bilangan binary , yaitu 1010, angka
2006 menjadi 11111010110, dan lain-lain.
Pada arsitektur komputer ada empat bagian utama yang bekerja sama
antara satu dengan yang lain, yai tu ALU (Arithmetic and Logic Unit),
Memory, Central Unit, serta Alat Input dan Output (I/O). Perhitungan
aritmetik bilangan binary dilakukan pada ALU yang menghasilkan
informasi alamat yang kemudian disebut dengan data. Setiap data
tersebut kemudian dikirimkan pada memory dan disimpan untuk
proses selanjutnya pada Control Unit. Dari control unit inilah yang akan mengatur tugas di antara bagian-bagian lain untuk mengorganisasi
kerja komputer secara optimal.
Proses jalannya komputer terdiri atas tiga bagian alur, yaitu input,
process, dan output. Pada tahap input, yaitu tahap masuknya data
dari suatu alat input -an, di antaranya keyboard, mouse, dan lain -lain.
Pada tahap selanjutnya , yaitu tahap process atau proses, yaitu tahap
di mana data dari alat -alat inputan diproses. Komponen untuk memproses
data dalam komputer disebut CPU (Central Processing Unit)
dengan komponen utamanya , yaitu Micropocessor atau biasa disebut
dengan Prosesor.
Pada tahap yang terakhir (tahap output), yaitu suatu tahap di mana
data pada tahap sebelumnya dikeluarkan. Bentuk data yang diperoleh
dari tahap output adalah yang bisa ditangkap oleh indera penglihatan
dan pendengaran. Alat output -an komputer yang hasilnya bisa dilihat
oleh mata, yaitu monitor dan LCD proyektor, dan alat output yang
bisa didengar berupa suara , yaitu speaker.
Diposkan oleh
mendjaya
di
Saturday, August 01, 2009
1 komentar
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Label:artikel
artikel
Memanggil Registry Editor dari Menu Run
untuk dapat memanipulasi atau melakukan penyetingan registry,kita memerlukan Editor. Dalam Windows telah disediakan editor standar yang dapat kita gunakan,
yaitu REGEDIT. Langkah yang paling mudah untuk menjalankan
Editor Registry (Regedit) adalah melalui menu Run. Berikut
caranya:
1. Dari desktop/halaman depan Windows, Anda dapat mengklik
menu Run yang ada di dalam Start Menu. Caranya, klik menu
Start Æ Run.
2. Tuliskan pada kolom Open dengan kata REGEDIT atau
regedit atau ditulis lengkap dengan regedit.exe, Anda dapat
menuliskan dengan sembarang font, huruf kecil, maupun besar
sama saja. Kemudian klik tombol OK.

3. Selain cara di atas, Anda juga dapat mengklik tombol Browse,
dan carilah file program yang bernama Regedit.exe. Program
editor ini berada pada subdirektori C:\Windows.
4. Apabila berhasil, Anda akan segera dihadapkan pada jendela
baru yang pada judulnya tertuliskan Registry Editor. Berikut
tampilan jendela Regedit pada Windows 9x.

Pada gambar di atas, kolom halaman sebelah kanan hanya berisi dua
nilai data, yaitu Name dan Data. Berbeda dengan Windows XP, Anda
akan memiliki kolom nilai data, yaitu Name,Type dan Data. Berikut
contohnya.

Dengan adanya perbedaan tampilan kunci utama atau kunci induk (root
key) dan subkunci (subkey) pada setiap Sistem Operasi Windows, maka
saya harapkan Anda tidak mengalami kebingungan. Pada prinsipnya
sama saja kok.
yaitu REGEDIT. Langkah yang paling mudah untuk menjalankan
Editor Registry (Regedit) adalah melalui menu Run. Berikut
caranya:
1. Dari desktop/halaman depan Windows, Anda dapat mengklik
menu Run yang ada di dalam Start Menu. Caranya, klik menu
Start Æ Run.
2. Tuliskan pada kolom Open dengan kata REGEDIT atau
regedit atau ditulis lengkap dengan regedit.exe, Anda dapat
menuliskan dengan sembarang font, huruf kecil, maupun besar
sama saja. Kemudian klik tombol OK.

3. Selain cara di atas, Anda juga dapat mengklik tombol Browse,
dan carilah file program yang bernama Regedit.exe. Program
editor ini berada pada subdirektori C:\Windows.
4. Apabila berhasil, Anda akan segera dihadapkan pada jendela
baru yang pada judulnya tertuliskan Registry Editor. Berikut
tampilan jendela Regedit pada Windows 9x.

Pada gambar di atas, kolom halaman sebelah kanan hanya berisi dua
nilai data, yaitu Name dan Data. Berbeda dengan Windows XP, Anda
akan memiliki kolom nilai data, yaitu Name,Type dan Data. Berikut
contohnya.

Dengan adanya perbedaan tampilan kunci utama atau kunci induk (root
key) dan subkunci (subkey) pada setiap Sistem Operasi Windows, maka
saya harapkan Anda tidak mengalami kebingungan. Pada prinsipnya
sama saja kok.
Diposkan oleh
mendjaya
di
Saturday, August 01, 2009
0
komentar
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Label:artikel
Tips nTrick
Subscribe to:
Posts (Atom)